Saat Meledak Nanti, Akankah Betelgeuse Mempengaruhi Bumi?

Pertanyaan dari: Anggi Anggarini
Saya pernah baca kalau bintang Betelgeuse akan meledak dalam supernova suatu hari nanti, lalu apakah ledakannya akan berpengaruh pada Bumi?

Betelgeuse mungkin menjadi bintang yang paling sering dibicarakan saat membahas mengenai supernova. Bagaimana tidak, bintang ini memang sudah dianggap berada di ujung masa kehidupannya, dan sebentar lagi akan meledak dalam supernova.

Namun, pembahasan mengenai Betelgeuse memiliki sedikit salah kaprah. Betelgeuse sering dinarasikan merupakan bintang yang "dekat" dengan Bumi dan akan "segera" meledak dalam supernova. Padahal, "dekat" dan "segera" itu relatif.

Cara para astronom menggunakan kedua istilah tersebut sangat berbeda dengan cara kita yang biasa menggunakan istilah-istilah itu dalam percakapan sehari-hari.

Pertama, mari kita bahas istilah "segera." Para astronom memperkirakan bahwa Betelgeuse saat ini telah berusia sekitar 10 juta tahun, dan ia sudah mulai berkembang menjadi raksasa merah sejak 40.000 tahun yang lalu. Itu berarti, Betelgeuse telah memulai fusi nuklir helium di intinya, menciptakan oksigen dan karbon, dan tinggal menunggu waktu untuk keruntuhan inti hingga akhirnya terjadi ledakan supernova.

Namun, seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menunggu kapan supernova Betelgeuse terjadi tidak diketahui. Para astronom hanya dapat membuat estimasi menggunakan model evolusi bintang. Model-model itu juga bergantung pada masa dan periode rotasi Betelgeuse, yang keduanya bahkan juga belum diketahui secara presisi.

Jika Betelgeuse 20 kali lebih masif dari Matahari, menurut model evolusi bintang, maka ia akan meledak sekitar 100.000 tahun ke depan. Bila estimasi ini benar, maka peluang ledakan supernova Betelgeuse untuk mempengaruhi Bumi, atau mempengaruhi kehidupanmu, sangatlah kecil.

Kemudian lagi, jika Betelgeuse memiliki massa 15 kali massa Matahari, menurut model evolusi bintang, maka mungkin dibutuhkan satu juta tahun atau lebih untuknya meledak dalam supernova. Peluang Betelgeuse untuk mempengaruhi kehidupan di Bumi saat ini pun mungkin tidak ada.

Sekarang, mari kita bahas istilah "dekat".

Tidak mudah untuk mengukur jarak ke sebuah bintang raksasa merah terang seperti Betelgeuse. Metode pengukuran yang berbeda akan memberikan jawaban yang berbeda pula, mulai dari 520 tahun cahaya hingga hampir 700 tahun cahaya, sekitar 150 kali lebih jauh dari Alpha Centauri.

Nah, bahkan dari perkiraan jarak terdekatnya, Betelgeuse masih terlalu jauh untuk bisa menciptakan kerusakan yang signifikan pada Bumi ketika supernova terjadi. Material yang dikeluarkan langsung oleh Betelgeuse ketika supernova terjadi akan mengembang dan mendingin jauh sebelum mencapai Bumi.

Namun, radiasi dari supernova Betelgeuse tentu akan memiliki beberapa efek pada lingkungan Bumi, tetapi mungkin hanya berupa dampak kecil pada kehidupan. Yang jelas, Betelgeuse terlalu jauh untuk dapat mengionisasi atmosfer Bumi secara signifikan.

Jadi, sejauh ini cukup meyakinkan untuk mengatakan bahwa bahkan jika Betelgeuse segera meledak dalam masa kehidupan kita, ia masih belum cukup dekat untuk menimbulkan banyak risiko. Suatu hal yang tidak perlu dikhawatirkan.

Semoga jawaban kami bermanfaat!
BERIKAN KOMENTAR ()